Kegiatan Ekonomi
PRODUKSI
Pengertian Produksi
Dalam pengertian sederhana, produksi berarti kegiatan
menghasilkan barang/ jasa. Produksi adalah kegiatan menciptakan atau menambah
nilai guna suatu barang/jasa. Pelaku kegiatan produksi disebut produsen.
Contohnya ialah: kapas diolah menjadi benang, benang menjadi kain, ban mobil
bekas dijadikan sandal atau pot bunga.
Faktor-Faktor Produksi
1. Faktor-Faktor Produksi
Faktor-faktor produksi adalah sesuatu (dapat berupa barang,
alat-alat, atau manusia) yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa atau
menambah nilai guna suatu barang dan jasa (kegiatan produksi).
Faktorfaktor produksi dibedakan menjadi empat macam yaitu
faktor produksi alam, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan.
a. Faktor Produksi Alam
Mungkin kalian sudah pernah mendengar kata “alam”. Kalian
tentu membayangkan pepohonan yang rindang, gunung yang tinggi, air sungai yang
mengalir, gemuruh air terjun, dan sebagainya. Tetapi, tahukah kalian, bagaimana
alam berperan dalam kegiatan produksi? Berikut ini uraiannya.
Faktor produksi alam adalah semua yang tersedia di alam dan
dapat dipakai dalam proses produksi. Faktor produksi alam antara lain: tanah,
air, udara, sinar matahari, flora dan fauna, serta barang-barang tambang.
Unsur-unsur alam tersebut dapat digunakan dalam proses
produksi, misalnya tanah dapat dijadikan gudang atau tempat perkantoran, atau
digunakan untuk membuat gerabah dan lahan pertanian. Sementara, air dapat
digunakan minum, udara atau angin dapat dijadikan sebagai tenaga penggerak
kincir angin, sinar matahari dapat dijadikan sumber energi, flora dan fauna
dapat dijadikan sebagai sumber makanan, dan lain-lain.
b. Faktor Produksi Tenaga Kerja
Sumber-sumber alam tersebut dapat digunakan untuk proses
produksi jika ada yang mengolahnya. Jadi, dibutuhkan tenaga kerja dalam
kegiatan produksi. Tenaga kerja dibedakan menjadi tenaga kerja terdidik,
terampil, dan kasar.
1) Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang
membutuhkan pendidikan formal. Contoh: dokter, arsitek, guru, teknisi komputer,
dan lain-lain.
2) Tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang mempunyai
pengalaman dan keahlian tertentu. Contoh: sopir, penjahit, montir, dan
lain-lain.
3) Tenaga kerja kasar adalah tenaga kerja yang tidak
memerlukan pendidikan atau pengalaman (pelatihan) secara khusus. Contoh: tukang
kebun, tukang becak, tukang cuci, dan lain-lain.
c. Faktor Produksi Modal
Sumber-sumber alam tidak cukup hanya diolah dengan tenaga
kerja saja, tetapi juga membutuhkan modal untuk mendukung kelancaran dalam
proses produksi. Contohnya, perusahaan air mineral membutuhkan modal dalam
bentuk uang dan peralatan untuk mengambil air dari pegunungan dan mengolahnya
menjadi air minum kemasan
d. Faktor Produksi Kewirausahaan
Sumber daya kewirausahaan dibutuhkan untuk mengorganisir berabagai sumber daya yang ada agar efektif dan efisien, sehingga proses produksi dapat berjalan dengan lancar dalam upaya menyediakan barang dan jasa untuk masyarakat.
Tujuan Produksi dan Perilaku Produsen
Dari pengertian tersebut jelas bahwa kegiatan produksi
mempunyai tujuan dan memengaruhi perilaku produsen yang meliputi:
a. Menghasilkan barang atau jasa
Sangat jelas jika tujuan kegiatan produksi adalah
menghasilkan barang atau jasa dengan menciptakan barang/jasa baru melalui
proses produksi oleh produsen.
b. Meningkatkan nilai guna barang atau jasa
Sebuah perusahaan/industri memproduksi suatu barang
bertujuan untuk meningkatkan nilai guna barang itu sendiri, di mana sebelumnya
barang tersebut belum/kurang berguna tetapi sesudah melalui proses produksi
nilai guna dari barang tersebut menjadi lebih tinggi.
c. Meningkatkan kemakmuran masyarakat
Tujuan dari proses produksi diharapkan dapat menghasilkan
produk yang nantinya dapat mendatangkan keuntungan (profit oriented) yang
nantinya kemakmuran masyarakat akan meningkat karena masyarakat akan memperoleh
keuntungan dengan memproduksi suatu barag/jasa.
d. Meningkatkan keuntungan
Dengan memproduksi barang dan jasa diharapkan dapat meningkatkan
keuntungan industri/perusahaan tersebut.
e. Memperluas lapangan usaha
Apabila suatu perusahaan sudah memiliki skala produksi yang
besar dan diminati/laku pasar maka dapatlah dipastikan bahwa perusahaan
tersebut akan semakin besar sehingga dapat memperluas lapangan usaha.
f. Menjaga kesinambungan usaha perusahaan
Tujuan berikutnya adalah untuk menjaga kesinambungan usaha
perusahaan sehingga perusahaan tersebut dapat terus berjalan baik dalam
memperoleh faktor-faktor produksi, memproduksi barang dan jasa serta menjualnya
ke pasar untuk mendapatkan keuntungan. Berdasarkan pengertian dan tujuan dari
kegiatan produksi tentunya manusia berusaha apa yang merupakan kebutuhan
hidupnya dapat terpenuhi secara baik atau mendekati kemakmuran.
DISTRIBUSI
Pengertian distribusi
Kalian pasti pernah melihat seseorang yang membawa barang
tertentu untuk ditawarkan kepada pembeli, contoh seperti tukang sayur, tukang
bakso dan tukang sate. Kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang tersebut
merupakan kegiatan distribusi.
Distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang menjembatani
kegiatan produksi dan konsumsi. Berkat distribusi barang dan jasa dapat sampai
ke tangan konsumen. Dengan demikian kegunaan dari barang dan jasa akan lebih
meningkat setelah dapat dikonsumsi.
Dari apa yang baru saja diuraikan dapat disimpulkan bahwa
distribusi adalah semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang
dan/atau jasa dari produsen ke konsumen. Orang yang melakukan kegiatan
distribusi disebut distributor.
Ada tiga jenis saluran distribusi, yaitu:
Faktor-faktor yang memengaruhi kegiatan distribusi
Faktor-faktor yang memengaruhi kegiatan distribusi ialah:
1) Faktor Pasar
Dalam lingkup faktor ini, saluran distribusi dipengaruhi
oleh pola pembelian konsumen, yaitu jumlah konsumen, letak geografis konsumen,
jumlah pesanan dan kebiasaan dalam pembelian.
2) Faktor Barang
Pertimbangan dari segi barang bersangkut-paut dengan nilai
unit, besar dan berat barang, mudah rusaknya barang, standar barang dan
pengemasan.
3) Faktor Perusahaan
Pertimbangan yang diperlukan di sini adalah sumber dana,
pengalaman dan kemampuan manajemen serta pengawasan dan pelayanan yang
diberikan.
4) Faktor Kebiasaan dalam Pembelian
Pertimbangan yang diperlukan dalam kebiasaan pembelian
adalah kegunaan perantara, sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen,
volume penjualan dan ongkos penyaluran barang kegiatan konsumsi?"
KONSUMSI
Pengertian Konsumsi
Dalam kegiatan tertentu kamu pasti sering mendengar istilah
konsumsi, di mana tugas dari konsumsi adalah menyediakan makan dan minum. Dari
contoh di atas berarti konsumsi adalah kegiatan makan dan minum. "Apakah
konsumsi hanya berhubungan dengan makan dan minum saja?" Konsumsi
mempunyai pengertian kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna atau
manfaat suatu barang atau jasa. Dari pengertian tersebut tentu kalian akan
menjawab pertanyaan berikut ini. "Apakah menonton televisi termasuk
Agar mudah membedakan apakah suatu kegiatan merupakan kegiatan
konsumsi atau bukan, maka kalian harus memahami ciri-ciri kegiatan konsumsi
ialah barang yang digunakan dalam kegiatan konsumsi merupakan barang konsumsi,
ditujukan langsung untuk memenuhi kebutuhan dan barang yang dipergunakan akan
habis atau berkurang.
Dari ciri-ciri
kegiatan konsumsi di atas dapatlah disimpulkan bahwa konsumsi ialah kegiatan
untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang/jasa. Pelaku
kegiatan konsumsi dinamakan konsumen.
Tujuan dan Perilaku Konsumen
Dalam kegiatan ekonomi seorang konsumen melakukan kegiatan
konsumsi mempunyai beberapa tujuan. Terdapat empat tujuan kegiatan konsumsi dan
ini juga merupakan pola perilaku dari konsumen yaitu:
a. Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap
Setiap orang yang melakukan konsumsi akan mengurangi nilai
guna barang atau jasa tersebut secara bertahap. Sebagai contohnya ialah seperti
memakai pakaian, kendaraan dan sepatu.
b. Menghabiskan nilai guna barang sekaligus
Konsumen juga dapat menghabiskan nilai guna barang sekaligus.
Sebagai contoh adalah makan dan minum.
c. Memuaskan kebutuhan secara fisik
Seseorang melakukan konsumsi bertujuan untuk mencukupi
kebutuhan mereka secara fisik. Kebutuhan tersebut telah dijelaskan pada
pembahasan bab sebelumnya. Contohnya ialah mengenakan pakaian yang bagus agar
penampilannya bertambah baik.
d. Memuaskan kebutuhan rohani
Tidak hanya kebutuhan secara fisik saja tujuan seorang
konsumen melakukan kegiatan konsumsi akan tetapi juga untuk memuaskan kebutuhan
rohani seperti contohnya ialah membeli kitab suci untuk kebutuhan religiusitas/
rohaninya.
Agar dapat melakukan konsumsi seseorang harus mempunyai
barang atau jasa untuk dikonsumsi yang dapat diperoleh dengan menggunakan alat
tukar berupa uang. Banyaknya barang yang dikonsumsi tergantung banyaknya barang
yang tersedia di masyarakat serta harga barang tersebut. Oleh karena itu,
besarnya konsumsi seseorang akan dipengaruhi faktor-faktor sebagai berikut:
1. kemampuan masyarakat dalam menyediakan barang-barang
konsumsi,
2. besarnya penghasilan, khususnya yang tersedia untuk
dibelanjakan, dan
3. tingkat harga barang-barang
Di samping ketiga faktor tersebut, besarnya konsumsi
seseorang juga dipengaruhi oleh selera dan intensitas kebutuhannya terhadap
barang yang bersangkutan serta adanya barang substitusi. Semakin tinggi selera
dan intensitas kebutuhannya, akan cenderung semakin besar jumlah konsumsinya.
Sedangkan semakin banyak jumlah dan jenisnya barang substitusi akan menyebabkan
semakin berkurangnya jumlah konsumsi barang yang disubstitusi. Besarnya
konsumsi masyarakat (tingkat konsumsi masyarakat) mencerminkan tingkat
kemakmuran masyarakat tersebut, artinya makin tinggi tingkat konsumsi
masyarakat, berarti makin tinggi pula tingkat kemakmurannya.
ACROSS
2. kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna suatu
barang/jasa disebut…
5. Orang yang melakukan kegiatan distribusi disebut…
6. tanah, air, udara, sinar matahari, flora dan fauna, serta
barang-barang tambang termasuk factor produksi…
7. Pelaku kegiatan produksi disebut…
8. ekonomi Setiap kegiatan yang dilakukan manusia dalam
rangka memenuhi kebutuhan hidupnya, dinamakan…
9. kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna atau
manfaat suatu barang atau jasa merupakan pengertian…
DOWN
1. Faktor-faktor produksi dibedakan menjadi empat macam yaitu
faktor produksi alam, tenaga kerja, modal, dan…
3. semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang
dan/atau jasa dari produsen ke konsumen disebut…
4. Kegiatan ekonomi masyarakat dapat dikelompokkan menjadi 3
(tiga), yaitu: produksi, distribusi, dan…




0 Komentar